Pages

Wednesday, March 30, 2011

Kemaluan lembab

Dokter yang terhormat,

Saya mempunyai teman berusia 18 tahun yang sering merasa gatal di bagian kemaluan. Biasanya rasa gatal muncul di malam hari, dan ketika dia bangun dia melihat darah bercampur cairan kekuningan di celananya.
Saya sudah mengajaknya je dokter tapi dia enggan dengan alasan takut. Kenapa dok hal ini bisa terjadi, dan apa yang sebaiknya teman saya lakukan jika ia tidak berani ke dokter.
terima kasih.

-Sari-

Jawaban :

Sari yang baik,

Rasa gatal disekitar kemaluan dan paha yang disertai adanya keputihan, kemungkinan besar disebabkan oleh sejenis jamur. Coba anda cek adakah bercak kemerahan yang berbatas tegas di sekitar alat kelamin dan paha anda? Apakah keputihan anda berwarna kekuningan dan berbau tak sedap? Jika jawabannya adalah ya, maka jamurlah penyebabnya.

Langkah yang harus anda lakukan adalah :

1. Ganti pakaian dalam anda minimal 2 x sehari. Gunakan pakaian dalam yang berbahan dasar katun. Setiap habis membersihkan alat kelamin sehabis BAB / BAK, kelamin langsung dikeringkan dengan handuk atau tissue, baru kemudian pakai pakaian dalam kembali.

2. Jangan pernah menggunakan celana yang ketat karena akan menyebabkan suasana yang lembab di sekitar alat kelamin sehingga memudahkan jamur untuk berkembang biak.

3. Cukur daerah kelamin dengan alat cukur yang bisa anda dapatkan dipasaran hingga rambut sekitar alat kelamin habis.

4. Anda dapat membeli salep jamur yang mengandung mikonazole, oleskan di lingkaran tersebut hingga batas 2 cm diluar lingkaran, minimal 2 minggu.

5. Jika anda berobat ke dokter, maka dokter akan meresepkan obat yang harus anda minum. Saya rasa anda tidak perlu malu berobat ke dokter. Jika anda segan, anda bisa mencari dokter wanita agar anda lebih nyaman dalam berkonsultasi.

Saran saya, sebaiknya penyakit anda segera diobati dengan tuntas, karena jika tidak diobati dengan tuntas, saya khawatir akan menjalar ke organ reproduksi. Jika sampai menjalar ke organ reproduksi, akan semakin sulit diobati dan dapat menyebabkan sulit mendapatkan keturunan.

Demikian jawaban dari saya, semoga anda memahaminya.

Wass,
dr. Ira Riza

No comments: