Tuesday, December 16, 2014

Efek Bercinta Bagi Istri yang Tengah Hamil Muda

Dok istri saya saat ini sedang hamil 1 bulan, adakah efeknya jika kami tetap melakukan hubungan suami istri? Ada yang bilang sebaiknya tidak melakukan hubungan intim dulu jika istri tengah hamil muda, tapi ada pula yang bilang sebaliknya. Mana yang benar Dok? Usia kehamilan berapa bulan yang dilarang untuk melakukan hubungan intim? Terimakasih.

Raditya (Pria menikah, 29 tahun)
ditditdoXXX@gmail.com
Tinggi 172 cm, berat 63 kg

Jawaban

Hubungan seksual saat trimester pertama (3-4 bulan pertama) kehamilan istri sebaiknya tidak dilakukan. Apalagi bila wanita pernah mengalami keguguran. Masalahnya, saat berhubungan seksual terjadi reaksi seksual yang pada perempuan menyebabkan gerakan-gerakan yang cepat dan tidak teratur pada rahimnya.

Bahkan pada bagian akhir fase rangsangan, rahim tertarik ke atas. Gerakan ini semakin hebat dan mencapai puncaknya saat perempuan mencapai orgasme. Untuk amannya agar kehamilan trimester pertama tidak menggagalkan kehamilan, hindari hubungan intim saat hamil muda.

Pada trimester ke-2 (sampai usia kehamilan 8 bulan) tidak masalah untuk lakukan hubungan seksual. Tentu saja dengan posisi ML yang tidak mengganggu kenyamanan perut istri yang makin menonjol. Posisi tersebut adalah: side by side position, posisi berbaring samping sambil saling berhadapan atau rear entry position, posisi pria dari belakang bokong isteri saat koitus.

Pada usia kehamilan 9 bulan, juga hindari hubungan seksual. Masalahnya, tubuh bayi sudah turun masuk pintu atas rongga panggul istri, perutnya semakin membesar, hingga bisa menyebabkan cedera kandungannya bila terjadi penetrasi penis dan gerakan rahimnya saat orgasme. Ilustrasi posisi hubungan seksual saat kehamilan dapat dilihat di: andriwanananda.blogdetik.com.

Dr. Andri Wanananda MS

Sunday, December 14, 2014

Anak Sering Mual dan Ingin Muntah Pasca Operasi Usus Buntu

Dokter saya mau tanya keluhan anak saya. Sekitar 17 hari yang lalu anak saya habis operasi usus buntu, tapi 3 hari belakangan ini tiap bangun tidur dia sering mengeluh sakit perut. Kadang juga kalau habis makan perutnya sering mual dan ingin muntah. Apakah ini efek samping habis operasi, atau ada sesuatu yang lain? Sebagai informasi 3 tahun yang lalu anak saya sudah sering mengeluh sakit perut dan mual, apalagi kalau habis makan, padahal masuk makanannya baru sedikit. Terimakasih Dokter.

Ibransyah (Pria menikah, 41 tahun)
ibransyah10XXXXXX@gmail.com
Tinggi badan 162 cm, berat badan 65 kg

Jawaban

Dear Ibransyah,

Keluhan yang dirasakan anak anda dapat berhubungan atau tidak berhubungan dengan operasi usus buntu sebelumnya. Dikatakan berhubungan jika terjadi perlengketan di tempat operasi usus buntu, yang kadangkala dapat terjadi pada setiap operasi.

Dikatakan tidak berhubungan jika bukan merupakan suatu perlengketan setelah operasi namun merupakan gejala sakit lambung atau usus 12 jari dimana terdapat radang atau luka yang untuk konfirmasinya diperlukan endoskopi apalagi jika keluhan tersebut sudah dirasakan sejak lama. Saran saya, konsultasi ke spesialis penyakit dalam untuk evaluasi lebih lanjut. Salam, semoga bermanfaat.

dr. Indra Wijaya, SpPD, M.Kes

Thursday, December 11, 2014

Terlalu Lama Menahan Kencing Bikin Urine Terasa Hangat?

Begini Dok pada awalnya saya suka menahan kencing selama minggu ini (tidak terlalu sering sih). Lalu pada 3 hari setelahnya saluran kencing saya pada ujung penis terasa perih dan hangat urinenya. Setelah konsultasi ke dokter spesialis penyakit dalam melalui USG tidak ada batu di ginjal. Dan hasil lab pun normal.

Seminggu setelah berobat saya pun kembali normal dan saya berolahraga (lari-lari dan lompat, push up), setelah 1 hari kok perut kanan bawah saya agak sakit dan seperti ketarik. Jadi saya harus berbuat apa? Lalu apa obatnya Dok? Terimakasih.

Irwan (Pria menikah, 30 tahun)
irwan_suksesXXXXX@yahoo.com
Tinggi badan 178 cm, berat badan 79 kg

Jawaban

Bapak Irwan yth,

Keluhan awal Bapak adanya kencing yang hangat dapat merupakan akibat menahan kencing yang Bapak lakukan. Rasa nyeri pada perut kanan bawah mungkin terkait keluhan kencing apabila menjalar ke pinggang, atau akibat olahraga yang Bapak lakukan.

dr. M. Ayodhia Soebadi, SpU

Wednesday, December 10, 2014

Saran Dokter untuk Anak Usia 1 Tahun yang Mengalami Sindrom Rubella

Assalamualaikum, anak saya mengalami sindrom rubella, usia 1 tahun (laki-laki). Kronologi, pada usia kandungan istri 2 bulan, istri terpapar campak. Istilah orang sini sarampa (Kaltim).

Setelah kami periksakan anak kami di RS PKT dan kemudian dilanjutkan ke Kasoem Hearing Center Cikini. Dokter menyarankan menggunakan ABD. Namun kendalanya adalah dengan usia masa aktif kami sangat kesulitan dengan alat tersebut, yang mana alat itu sangat kecil dan mudah rusak. Mohon sarannya.

Hamzah (Laki-laki menikah, 32 tahun)
hmz.yahyadjoeXXXXXX@gmai.com
Tinggi badan 169 cm, berat badan 75 kg

Jawaban

Ada berbagai macam alat ABD yang bisa digunakan pada anak-anak, ada yang berbentuk seperti earphone dan pas di telinga anak-anak. Biasanya jika alat tersebut pas dengan derajat kerusakan pendengaran anak, anak akan nyaman menggunakannya.

Coba dicek ulang untuk ABD-nya karena usia 1 tahun adalah periode penting untuk pembelajaran berbicara dan fungsi pendengaran sangat penting.

dr Melisa Anggraeni, SpA

Sunday, December 7, 2014

Bisakah Hamil Tanpa Selaput Dara Robek?

Dokter, bila seorang istri sering melakukan ML (bersanggama) tapi selaput dara belum juga robek karena belum pernah berdarah apakah bisa hamil? Apakah kalau hamil selaput dara pasti pecah?

Putri (Perempuan, 21 Tahun)

Jawaban

Hubungan intim tanpa pecahnya selaput dara tetap bisa menimbulkan kehamilan. Hal ini terjadi pada wanita dengan selaput darah kenyal (elastis).

Amat keliru bila menganggap selaput dara berupa selaput tipis yang rapat sekitar liang vagina. Karena kenyataanya, selaput dara itu berlubang di tengahnya. Dengan kondisi seperti itu bisa terjadi penetrasi penis tanpa menimbulkan robekan pada selaput dara.

Selaput dara (hymen) memiliki bentuk dan derajat kelembutan serta fleksibilitas yang berbeda-beda pada tiap perempuan. Perlu diketahui sepanjang cairan sperma bisa melesat masuk ke dalam rahim maka kehamilan pun akan terjadi.

Dr. Andri Wanananda MS