Sunday, November 23, 2014

Berbahayakah Membersihkan Muka Berjerawat dengan Alkohol?

Dok saya ingin bertanya, bahaya atau tidak ya kalau alkohol digunakan untuk membersihkan muka yang berjerawat? Terimakasih.

Indra Ardiansyah (Pria lajang, 23 tahun)
indraardiansyahXXXXX@yahoo.co.id
Tinggi badan 173 cm, berat badan 68 kg

Jawaban

Salam Indra,

Banyak orang beranggapan membersihkan wajah dengan alkohol dapat mengurangi minyak dan mengatasi jerawat. Membersihkan kulit dengan alkohol sebenarnya dapat merusak pelembab alami kulit, yang menyebabkan pertahanan kulit melemah. Kulit akan menjadi lebih rentan terhadap infeksi dan iritasi, sehingga jerawat dapat bertambah parah/ banyak.

Pada prinsipnya dalam membersihkan kulit berjerawat, pilihlah sabun muka yang dapat membersihkan kotoran, mengangkat sel kulit mati, serta membuka sekaligus mengurangi penyumbatan pada pori. Gunakan sabun yang lembut (non-aberasif) dan tidak mengandung alkohol. Hindari penggunaan sabun yang bersifat terlalu mengeringkan dan mengakibatkan terangkatnya semua minyak alami pada kulit. Biasanya hal ini ditandai dengan kulit menjadi kering, kaku, dan kesat. Pembersihan wajah yang terlalu 'keras' dapat menyebabkan kulit menjadi merah, teriritasi, dan memperparah jerawat.

Sabun cuci muka yang dapat dipilih antara lain yang mengandung salysilic acid dan benzoyl peroxida. Jika sabun yang digunakan mengandung scrub, pastikan butiran scrub yang digunakan cukup halus sehingga tidak akan mencederai kulit. Bersihkan kulit dengan lembut dan seksama, jangan menggosok terlalu kasar, bilas wajah sampai bersih dengan air yang tidak terlalu panas.

dr. Nindita Hapsari Susanti, Sp.KK

Saturday, November 22, 2014

Sering Berkemih Saat Berada di Ruangan Ber-AC, Berbahayakah?

Saya sudah 1 bulan ini mengalami sering buang air kecil, saya bekerja pada ruangan ac yang lumayan dingin. Karena saya bekerja di ruangan ac maka saya memperbanyak minum menjadi 3-5 liter 1 hari. Akhir-akhir ini saya merasa intensitas saya dalam membuang air kecil menjadi sering 2-3 kali dalam 4 jam. Saya ingin tanyakan berbahayakah jika sering buang air kecil seperti ini? dan bagaimana untuk mencegahnya? terimakasih.

Yudi (Pria lajang, 27 tahun)
yudiXXXXX@ribhy.co.cc
Tinggi badan 181 cm, berat badan 120 kg

Jawaban

Pak Yudi yth, kebutuhan cairan tubuh kita tergantung cairan yang masuk melalui pencernaan dan cairan yang keluar dari keringat serta penguapan dan pernafasan. Secara umum kebutuhan cairan manusia adalah 1,5 - 3 L sesuai berat badan, aktivitas dan komposisi tubuh.

Dalam ruangan berpendingin udara umumnya mengurangi penguapan dan air keringat sehingga kencing bapak akan bertambah. Sering buang air yang Bapak alami kemungkinan sesuai dengan jumlah air yang bapak minum, bisa dikurangi hingga sekita 2 Liter sehari semalam.

dr. M. Ayodhia Soebadi, SpU

Apakah Bahaya Bila Kopi Dikonsumsi Saat Hamil?

Sebelum menikah dan hamil saya sering mengkonsumsi kopi, tapi semenjak tahu saya hamil suami saya melarang untuk minum kopi lagi. Sebenarnya terkadang saya masih suka minum kopi untuk sesekali tapi tidak setiap hari.

Yang mau saya tanyakan :
1. Seberapa bahayakah kopi bagi kandungan saya?
2. Bagaimana caranya untuk bisa menghilangkan keinginan minum kopi? Terimakasih atas jawabannya.

Fitri Yuliana (Perempuan menikah, 23 tahun)
hime_kagomeXXXXX@yahoo.com
Tinggi badan 154 cm, berat badan 48 kg

Jawaban

Halo Mbak Fitri,

Anda tidak sendirian, banyak sekali wanita seusia Anda ketagihan kopi. Kopi merupakan minuman dengan angka konsumsi tertinggi di dunia. Permintaan kopi selalu meningkat seiring dengan berjalannya waktu. Bahkan saya sendiri merupakan penggila kopi.

Apakah bahaya kopi dikonsumsi saat hamil? Pertanyaan ini termasuk 5 pertanyaan tersering ditanya oleh pasien saya. Mari kita telaah sedikit mengenai kopi dan kehamilan.

Kopi yang dikonsumsi oleh ibu hamil mengakibatkan adanya kafein dan metabolitnya di dalam darah janin dan cairan ketuban (selain darah ibu pastinya). Kemampuan seorang ibu untuk metabolisme kafein juga menurun akibat kehamilan, dan paling rendah saat trimester ketiga. Kopi yang diminum oleh Ibu dapat mengakibatkan kenaikan detak jantung janin dan peningkatan aktivitas pernafasan dalam rahim (memang benar janin bernafas dalam rahim). Walau demikian, berbagai penelitian telah dilakukan mengenai pengaruh kopi dalam kehamilan. Pada 2011 dilakukan penelitian hubungan kopi dan keguguran, bahkan minum kopi sebanyak 8 hingga 10 cangkir (sekitar 1000 mg kafein) tidak didapatkan peningkatan resiko keguguran kehamilan tetapi di penelitian lain dikatakan kemungkinan kongenital dikatakan meningkat dalam konsumsi lebih dari 300 mg kafein per hari.

Penelitian tentang kopi dan kehamilan memang tidak terlalu banyak, tetapi para ahli sepakat untuk membatasi konsumsi kopi untuk wanita yang ingin hamil, akan hamil, hamil dan menyusui untuk membatasi konsumsi kafein kurang dari 200-300 mg per hari. Perlu diingat, ini kadar kafein, bukan hanya kopi. Banyak makanan/minuman yang kita konsumsi sehari-hari mengandung kafein, seperti: teh (sekitar 50 mg per cangkir), minuman soda berpemanis (sekitar 35 mg per cangkir), minuman energi (sekitar 80 mg per kemasan). Perlu diingat juga kopi mempunyai banyak jenisnya, mulai kopi komersial merk ternama di sudut-sudut mall dengan ukuran besar bisa mencapai 415 mg kafein dan 330 mg pada kemasan sedang dimana kopi satu cangkir instan yang biasa kita minum mengandung sekitar 60-100mg kafein.

Kesimpulannya, boleh saja hamil minum kopi, batasi 2 cangkir kopi per hari maksimal.

Kebanyakan orang untuk menghilangkan kecanduan dibutuhkan 2 hal, motivasi (dorongan mental) dan pengganti (seperti permen). Boleh dicoba menggunakan pengganti permen atau snacking sehat bila mulai timbul keinginan minum kopi (apabila lebih dari 2 cangkir per hari), pasti susah pada awalnya, kalau mudah tidak disebut kecanduan pastinya hehehe.

Semoga bermanfaat

dr. Hari Nugroho, SpOG

Thursday, November 20, 2014

Solusi Telapak Kaki Pecah-pecah yang Tak Kunjung Sembuh

Dok, kenapa ya telapak kaki saya kering sekali sampai pecah-pecah bahkan sampai mengelupas dan memberikan rasa sakit sampai berdarah. Pernah saya coba periksa ke dokter kulit, katanya itu hanya jamur. Tapi kenapa telapak kaki saya tidak sembuh-sembuh padahal sudah memakai obat?

Widya (Wanita lajang, 20 tahun)
widyalwaysXXXXX@yahoo.com
Tinggi badan 156 cm, berat badan 59 kg

Jawaban

Salam Widya,

Salah satu penyebab kulit kaki gatal, kering, pecah-pecah, mengelupas, dan menimbulkan rasa sakit, adalah infeksi jamur pada kaki, atau disebut juga dengan athlete's foot. Pada dasarnya jamur dapat menginfeksi bagian tubuh manapun terutama yang sering lembab atau basah.

Infeksi ini dapat menular dari satu bagian tubuh ke bagian tubuh lain, dari satu orang ke orang lain, dari binatang peliharaan yang kulitnya terinfeksi jamur, bahkan dari suatu objek tertentu, misalnya dari kamar mandi umum, atau alat pedicure salon yang tidak steril. Oleh karena itu, selain pengobatan, amat penting memperhatikan cara mencegah terjadinya penularan kembali. Pada infeksi jamur kulit, biasanya pemakaian obat anti jamur dilanjutkan 1-2 minggu setelah kulit sembuh, untuk memastikan tidak terjadi kekambuhan.

Untuk lebih memastikan diagnosis infeksi jamur, biasanya dilakukan pemeriksaan di laboratorium dengan mengerok sisik pada kulit untuk melihat apakah terdapat elemen jamur.

Untuk menghindari infeksi jamur kaki, hal- hal yang harus diperhatikan antara lain:

- Menjaga kaki dan sepatu tetap kering.
- Tidak menggunakan sepatu bila kaki dan sepatu basah.
- Keringkan kaki dengan seksama setelah mandi atau setelah mencuci kaki.
- Pilihlah sepatu yang dapat membuat kulit anda 'bernapas' dengan baik.
- Selalu gunakan kaos kaki berbahan katun yang bersih dan kering.
- Tidak bertukar sepatu dengan penderita infeksi jamur kaki.
- Selalu gunakan alas kaki ketika berada di kamar mandi umum.
- Gunakan alat pedicure yang steril.

Namun jika Anda sudah melakukan perawatan kulit sesuai anjuran dan keadaan kulit anda tidak membaik, ada beberapa kemungkinan penyebab lain kelainan kulit Anda. Antara lain, Anda memiliki bawaan kulit kering, atau kulit Anda tidak tahan terhadap suatu faktor eksternal. Misalnya tidak tahan terhadap bahan kimia yang sering kontak dengan telapak kaki, seperti detergen atau cairan pembersih lantai. Pengobatan dan perawatan kulit dengan kasus seperti ini berbeda dengan kelainan kulit akibat infeksi jamur.

Penyebab lain kelainan kulit yang anda alami juga dapat merupakan kelainan kulit yang tumpang tindih, antara kulit kering, teriritasi, dan pecah-pecah, dan kulit yang terinfeksi oleh kuman, baik jamur, bakteri, atau lainnya.

Bila kulit Anda tidak mengalami perbaikan, sebaiknya konsultasikan kepada dokter spesialis kulit dan kelamin untuk memastikan diagnosis, pengobatan dan perawatan lebih lanjut.

dr. Nindita Hapsari Susanti, Sp.KK

Sunday, November 16, 2014

Ibu Hamil Doyan Makan Makanan Asam, Pedas, dan Junk Food, Berbahayakah?

Halo Mbak, apa sih dampaknya kalau ibu hamil itu suka sekali makan yang asam, pedas, dan junk food? Karena istri saya lagi hamil 3 bulan dan
suka makan yang seperti itu. Berbahaya nggak ya untuk janinnya? Gimana untuk mengimbanginya apakah harus makan lebih banyak sayur dan buah? Kira-kira sampai usia kandungan berapa ya keinginan makan seperti itu bisa ditoleransi?

Fikriansyah (Laki-laki menikah, 37 tahun)
FikriansyahXXXX.yahoo.com,
Tinggi badan 165 cm, berat badan 60 kg

Jawaban

Halo Frikriansyah,

Selamat ya atas kehamilan istrinya.

Banyak mitos beredar untuk wanita hamil, bahwa bumil tidak boleh makan yang pedas, tidak boleh makan ini itu. Sebenarnya di Negara Barat tidak ada larangan seperti itu. Penjelasan ilmiahnya sederhana saja, makanan pedas dan asam meningkatkan kemungkinan naiknya asam lambung dan pembuatan mucus (dahak) jadi biasanya dibuat mitos agar bumil tidak 'sakit'. Tapi tidak semua orang bereaksi sama jika mengonsumsi makanan pedas dan asam.

Saat hamil di trimester pertama (di 3 bulan pertama), hormone-hormon kehamilan naik drastic dan nafsu makan bisa terganggu. Makanan pedas dan asam (dan mungkin hangat, cepat saji) bisa menjadi lebih menarik untuk bumil karena membuat nafsu makan timbul dan sebelum nafsu tersebut hilang/digantikan mual sudah bisa dikonsumsi. Menurut saya lebih baik istri Anda makan sesuatu daripada tidak makan sama sekali dan muntah-muntah.

Saya mendapat feeling bahwa sebenarnya Anda itu khawatir si bayi tidak mendapat nutrisi cukup. Untuk mengakalinya jangan lupa bahwa istri harus minum supplemen folate dan iodine (biasanya diberikan oleh dokter), jika tidak bisa beli di apotik sekalian multivitamin untuk ibu hamil (harus mengandung minimal folat & iodine, jika bisa ada tambahan zat besi dan omega 3).

Masuk trimester dua dan tiga jika mualnya sudah teredam, mulai asupan buah dan sayur. Juga perbanyak seafood yang secara alami mengandung omega 3 (DHA), sangat baik untuk perkembangan otak janin.

Leona Victoria Djajadi MND