Thursday, March 8, 2012

Setahun Pisah Ranjang, Lalu Istri Jadi Dingin

Saya seorang lelaki yang sudah menikah muda dengan wanita sebaya saya. Tetapi sedang pisah ranjang dengan istri saya dan istri sekarang ngekost. Kami hampir sudah 1 tahun pisah ranjang, tetapi saya beberapa kali sering bertemu dan saya pernah beberapa kali ke kost-nya.

Beberapa waktu lalu istri mengaku pernah berselingkuh dengan teman saya. Istri juga mengaku sering mengajak selingkuhannya ke kost.

Tetapi, seiring dengan beberapa pertimbangan karena juga kami sudah punya anak, saya pun memaafkannya.

Kenapa sekarang ketika diajak bercinta istri saya tidak mau mencium bibir saya lagi? Dulu sebelum pisah ranjang dia masih mau mencium bibir saya.

Istri juga sering menolak kalau diajak bercinta. Istri sudah sering ngomong kasar kepada saya. Istri sering mengendap-endap kalau mengangkat telepon yang entah dari siapa. Wajar kalau sampai sekarang saya mulai curiga dengan tingkah lakunya. Apa yang harus saya lakukan?

Andre (Pria Menikah, 23 tahun), andreaXXXXXX@yahoo.com
Tinggi Badan 170 cm dan Berat Badan 50 kg

Jawaban

Sebenarnya yang terjadi di sini adalah Anda sedang memboikot pernikahan Anda sendiri. Kalau semua pernikahan cuma mengikuti perasaan saya yakin semua pernikahan juga akan hilang dalam waktu hitungan detik sekalipun, karena perasaan itu kan seperti hantu dia bisa datang dan pergi tanpa diundang tanpa diminta.

Jadi tolong jangan andalkan perasaan Anda karena peraaan bisa berubah-ubah. Kita bisa cinta sama orang, besok-besok sudah tidak cinta lagi. Tapi apakah setiap bosan kita akan bercerai, kan bukan itu masalahnya pernikahan.

Pernikahan adalah komitmen, jadi karena Anda sudah menikah supaya Anda tidak merasa bosan dengan istri Anda karena istri Anda juga bukan barang coba Anda pikirkan apa sih yang membuat Anda cinta dan mau menikah dengan dia.

Coba pikirkan kira-kira apa sih yang bisa Anda lakukan supaya Anda berdua tetap semangat tetap excited tetap seru menjalani pernikahan ini. Apalagi istri Anda tetap memperhatikan Anda biasa-biasa saja.

Kalau ada orang lain yang lebih bahagia saya yakin kebahagiaan Anda itu semu karena bisa jadi Anda juga bosan besok-besok dengan orang yang membuat Anda bahagia sekarang. Bareng istri Anda saja Anda bisa bosan apalagi orang lain.

Jadi coba tolong perhatikan apa yang bisa istri Anda lakukan untuk bisa membuat hidup Anda berdua lebih excited karena kalau soal bahagia siapa pun tidak akan pernah membahagiakan apa-apa.

Yang harus bertanggung jawab terhadap kebahagiaan Anda adalah diri Anda sendiri, jangan salahkan istri Anda karena ketidakbahagiaan Anda. Karena saya jamin kalau misalnya Anda berganti seratus pasangan sekali pun tiap hari Anda tidak akan pernah bisa bahagia.

Jadi coba dipikirkan baik-baik jangan sampai Anda kehilangan orang yang masih mencintai Anda hanya karena perasaan bosan sesaat Anda saja.

Zoya Amirin, M.Psi

No comments: