Friday, November 30, 2012

Bekas Gigitan Nyamuk yang Susah Hilang

Dokter, kenapa ya setiap saya digigit nyamuk bentol-bentolnya besar dan keras? Setelah seminggu baru hilang bentolnya dan sering meninggalkan bekas hitam. Apalagi jika gatalnya agak panas dan kalau sudah sekali digaruk, pasti minta digaruk terus-terusan sampe lecet.

Saya pernah konsultasi ke dokter umum terus dikasih salep Desolex tapi itu pun tidak terlalu ampuh, hanya sedikit mengurangi gatal tapi bekasnya tidak hilang.

Yang ingin saya tanyakan:
1. Apakah bentol-bentol saya itu normal?
2. Apa ada kelainan pada diri saya?
3. Kira-kira penyembuhannya bagaimana ya dok? Salep atau obat apa yang bisa meredakannya? Terimakasih.

May (Perempuan Lajang, 23 Tahun), may_marazzi@yshoo.com.sg
Tinggi Badan 168 cm dan Berat Badan 50 kg


Jawaban

Salam May

Pertanyaan Anda diteruskan kepada saya sehingga saya yang akan memberikan jawaban. Kondisi yang diderita saat ini disebabkan faktor sensitivitas yang dibawa oleh May, sehingga kondisi ini disebut sebagai insect bite sensitivity.

Kondisi ini terjadi akibat reaksi seseorang yang sangat sensitif terhadap gigitan serangga. Kondisi sensitivitas ini umumnya diturunkan. Penyakit ini pastinya tidak berbahaya namun cukup mengganggu karena bekas gigitan nyamuk yang lama menghilang.

Beberapa yang bisa dilakukan supaya kondisi ini tidak semakin parah adalah dengan menghindari garukan. Garukan hanya akan membuat reaksi radang dan gatal semakin hebat yang membuat bekas semakin sulit memudar. Bahkan saat bentol sudah dalam proses menyembuh, garukan dapat membuat bentol tersebut membesar dan mengeras lagi.

Bila gatal sedang timbul maka dapat dioleskan bedak yang bersifat mendinginkan misalnya bedak kocok yang mengandung calamin. Bedak macam ini dapat dibeli secara bebas. Meredanya rasa gatal tentu akan mengurangi risiko garukan, sehingga diharapkan tidak meninggalkan bekas.

Oleh karena tidak ada obat yang dapat mengobati tuntas dalam sekali pengobatan maka yang harus diperhatikan adalah pencegahannya. Pencegahan terhadap gigitan serangga dengan menjaga lingkungan tetap bersih, dan penggunaan pakaian yang bersih, menyerap keringat dan menutup. Hal ini penting dilakukan mengingat kulit sensitif tersebut umumnya juga sensitif terhadap lotion pengusir serangga.

dr Eddy Karta SpKK

No comments: