Tuesday, April 30, 2013

Kena Eksim, Sudah Berkali-kali ke Dokter Tapi Tak Kunjung Sembuh

Saya menderita eksim kering, dengan ciri-ciri gatal, bersisik, kering, dan meruam karena sering tergaruk apabila gatalnya muncul. Sudah setahun lebih tidak kunjung sembuh. Saya sudah berobat 2 kali ke dokter spesialis kulit yang berbeda-beda dan 2 kali dokter umum. Dan diberi obat racikan dari dokter yang berbeda-beda pula. Tapi saya kurang tahu, penyebab eksim ini timbul. Karena di keluarga saya tidak ada riwayat penderita eksim.

Jikalau ini eksim alergi atau eksim akibat stres atau pun akibat bahan iritan, makan apapun atau di situasi apapun dan bahan apapun, jika sedang kumat, tetap gatal. Tidak tentu kapan gatal itu muncul. Area munculnya eksim pertama kali adalah di lengan kanan saya, muncul kecil sekali. Dan pernah muncul juga di daerah payudara saya. Setelah sembuh dengan obat dari dokter, tidak lama muncul di bagian kedua kaki yang menghadap sisi luar (di atas mata kaki). Dan semakin lama makin meluas, berkisaran di kaki bawah dan siku kedua tangan saya.

Obat racikan dari dokter spesialis, berupa salep dan obat minum. Namun eksim saya tak kunjung berkurang. Lalu oleh dokter umum yang terakhir saya berkonsultasi, saya diberi obat salep scanderma plus. Setelah 3 hari saya pakai, obat ini mampu menyembuhkan eksim saya, hingga tinggal menyisakan noda hitam bekas eksim itu muncul. Saya sudah gembira, dan tidak saya gunakan lagi obat salep itu. Namun, 1 minggu kemudian, ada rasa sedikit gatal timbul dia area bekas eksim yang sudah sembuh tadi. Awalnya hanya gatal di satu tempat saja. Dan setiap gatal itu muncul, saya oles dengan salep tadi. Namun, tanda-tanda eksim itu muncul kembali dan sekarang semakin parah namun area eksim tidak seluas dahulu. Dan saya pernah baca dari artikel, jika eksim sudah ada perubahan warna dan kering perlu diberi obat berefek keratolitik dulu, bila sudah bersih benar baru diberi obat topikal yang berefek pada eksim saja atau telah ada infeksi sekunder bakteri atau kuman atau jamur, kadang perlu diberi juga obat oral atau suntikan bila eksim telah begitu meluas. Apalagi bila eksim di daerah terbuka, harus dengan ada disiplin diri kalau mau sembuh dengan baik.

Maaf, keratolitik dan topical itu apa ya? Dan tanda-tanda indikasi infeksi sekunder dari bakteri, kuman, jamur, seperti apa? Maaf dok jika penjelasan saya panjang lebar. Mudah-mudahan dengan penjelasan di atas, bisa menjadi pertimbangan dari dokter solusi untuk kesembuhan saya. Saya sangat mengharapkannya, karena saya menjadi sangat minder dengan penyakit ini. Terimakasih banyak.

Mirna M.S. (Wanita lajang, 19 tahun)
mirna_XXXXX@yahoo.com
Tinggi badan 160 cm, berat badan 55 kg

Jawaban

Salam Mirna,

Saya jelaskan dahulu istilah keratolitik dan topikal. Keratolitik berasal dari kata lisis dan keratin, yaitu bahan untuk menipiskan keratin kulit. Biasanya digunakan pada kondisi kulit kering menebal. Topikal berari bahan yang dioles. Dari keluhan yang disampaikan, Mirna menderita eksim kering. Penyakit ini memang dapat kambuh namun bukan berarti tidak dapat disembuhkan. Pengobatan yang sudah benar dan membuat eksim hilang boleh dilanjutkan dengan perlindungan di daerah itu misalnya dengan pengolesan salep vaselin setiap malam. Hal ini supaya kulit tidak menjadi terlindung dan tidak mudah kambuh.

dr. Eddy Karta, SpKK

No comments: