Wednesday, September 2, 2015

Tes DNA Menunjukkan si Kecil Bukan Anak Kandung, Harus Bagaimana?

Mbak, saya sudah menikah 1,5 tahun. Beberapa bulan lalu, saya iseng melakukan tes DNA pada anak saya, hasilnya dia bukan anak kandung saya. Ternyata, istri baru terus terang kalau dia sudah hamil 1 bulan saat menikah dengan saya. Jujur saya sakit hati dengan istri, untuk menghilangkan rasa sakit itu, bagaimana ya Mbak? Mohon bantuannya.

Adie (Pria, 30 tahun)
adieXXXXXX@yahoo.com
Tinggi 163 cm, berat 60 kg

Jawaban

Pak Adie,

Tentu saat ini Anda merasa terhianati ya dengan ketidakjujuran istri. Pasti akan makan waktu untuk menghilangkan rasa sakit hati itu.

Salah satu yang meringankan adalah dengan mengingat hubungan Anda sekeluarga selama 1,5 tahun ini. Kalau hubungan Anda baik dan membuat Anda bahagia, ingatlah itu. Tiap orang pasti berbuat kesalahan. Tanyakan istri mengapa ia tidak berterus terang, apakah ia takut Anda akan meninggalkannya? Apakah ia membuat Anda bahagia selama ini? Apakah si kecil melengkapi hidup Anda?

Pastinya ingatlah si kecil. Ia membutuhkan Anda sebagai ayahnya untuk tumbuh besar. Jadikan hubungan Anda dan si kecil sebagai pemulih. Anak, adalah seseorang yang muncul dari hati, menurut saya, tidak melulu harus berasal dari rahim atau sperma kita. Bila Anda berdua punya hubungan yang erat, maka kebahagiaan akan menjadi milik Anda dan si kecil.

Mintalah juga istri untuk membantu proses ini dengan mengerti bahwa Anda butuh waktu dan dukungan. Anda juga bisa minta bantuan psikolog agar prosesnya berjalan lebih cepat dan efektif.

Rosdiana Setyaningrum, MPsi, MHPEd

No comments: