Thursday, October 8, 2015

Perut Melilit Ternyata Ada Batu Ginjal

Dokter saya seorang karyawan swasta di sebuah industri pertambangan nickel. Beberapa hari yang lalu saya mengalami sakit. Kejadiannya itu ketika saya bekerja tiba-tiba saya mengalami sakit di bagian perut atas, bawah dan kiri kanan, sampai ke bagian pinggang.

Karena tidak tahan sama rasa sakitnya yang bervariasi saya langsung ke first aid (pertolongan pertama pada sebuah pos pelayanan kesehatan di sebuah industri sebut saja begitu namanya). Sampai di sana saya diperiksa dan diagnosa, dokter saat itu mengatakan ada sesuatu mungkin saya salah konsumsi makanan yang membuat perut saya terasa sakit.

Kemudian dokter memberi saya obat anti nyeri, namun sampai keesokan hari sakitnya tidak pernah hilang. Asumsi saya kemungkinan diagnosa dokter ada bedanya alasanya karena saya saat BAB tinja saya berair dan berampas (mencret terus menerus) namun rasa sakit itu tak kunjung hilang.

Saya memutuskan untuk ke rumah sakit, di sana perut saya di USG dan BNO IVP akhirnya saya di vonis dokter bahwa di bagian usus saya ada amuba atau bakter. Namun di satu sisi dari hasil USG dan BNO IVP, saya dinyatakan dokter ada 2 batu berukuran kecil di bagian ginjal saya atau kedua ginjal saya.

Dokter pertanyaan saya :

1. Bagaimana proses atau step yang saya harus lakukan, untuk memeriksakan penyakit batu ginjal saya yang di dapatkan berdasarkan hasil BNOIVP/USG tersebut?

2. Ke dokter spesialis mana saya saya harus memeriksakan penyakit batu ginjal saya?

3. Dokter apakah penyakit saya bisa disembuhkan melalui obat batugin exilir yang di berikan dokter industri kepada saya?

Demikian keluhan saya saat ini, saya minta tolong dokter bisa memberi penjelasan mengenai penyakit yang sementara saya alami saat ini. Terimakasih.

Yohanis (Pria Menikah, 33 Tahun), yohanXXXXXXXX@yahoo.co.id
Tinggi Badan 170 Cm dan Berat Badan 80 Kg

Jawaban

Setelah mempelajari keluhan Anda, kemungkinan memang ada bakteri di usus yang dapat menyebabkan perut mulas dan mencret.

Sedangkan batu di Ginjal dapat menyebabkan kolik (sakit hilang timbul di pinggang) dan juga sebabkan kolik di perut karena penjalarannya.

Namun untuk sebagian lagi penyakit ginjal justru tidak bergejala. Penyakit ini baru teridentifikasi setelah dilakukan uji laboratorium, yaitu melalui uji urine dan kreatinin atau kotoran yang dapat dihilangkan oleh ginjal yang berfungsi dengan baik.

Pemeriksaan laboratorium pada urine dapat mengetahui berat atau tidaknya penyakit ginjal yang dialami seseorang. Urine akan tampak normal jika penyebabnya kurang aliran darah ke ginjal. Tetapi jika urine mengandung darah itu artinya ada kelainan di dalam ginjal.

Kadang pada urine juga ditemukan protein padahal pada kondisi normal tidak ada protein pada urine. Kondisi urea dan kreatinin akan terlihat tinggi jika ginjalnya mengalami gangguan.

Untuk lebih jelasnya dapat dikonsultasikan ke dokter spesialis urologi.

Dr. Patriot Muslim Sp.U

No comments: