Wednesday, April 1, 2015

Didiagnosis Oligospermia, Apakah Wajib Melakukan Program Bayi Tabung?

Beberapa waktu lalu saya didiagnosis oligospermia oleh dokter saya karena jumlah sperma hanya 15 juta. Tanpa menjelaskan lebih lanjut, dokter menyuruh saya untuk melakukan program bayi tabung untuk memiliki momongan.

Tapi ada beberapa teman saya bilang penyakit ini masih bisa diobati. Bisakah diatasi dengan obat atau ada makanan tertentu tanpa program bayi tabung? Terimakasih.

Wicaksono (Pria menikah, 30 tahun)
dekas_12XXX@yahoo.com
Tinggi 170 cm, berat 58 kg

Jawaban

Yang Anda alami adalah oligospermia, bukan azoospermia, di mana tidak ada sel spermatozoa. Jelasnya, potensi Anda untuk punya keturunan tetap terbuka.

Akan tapi, untuk terjadi kehamilan ditentukan pula kualitas sel telur (ovum) istri Anda. Juga kadar hormon Anda (testosteron) dan istri Anda (estrogen, progesteron) perlu diperiksa karena turut berperan untuk terjadinya kehamilan.

Bayi tabung, adalah cara terakhir untuk pasangan suami istri yang mengalami infertilitas. Jelasnya, sesudah melalui berbagai cara yang lebih sederhana dilakukan, a.l.: terapi hormon, inseminasi buatan (cairan sperma disemprotkan ke dalam vagina dengan bantuan alat saat periode subur wanita.

Dr. Andri Wanananda MS

No comments: