Saturday, May 10, 2014

Sering Pusing Berputar, Apa Bisa Menyebabkan Stroke?

Dokter, saya seorang wanita dengan keluhan seringkali mengalami pusing berputar. Saat ini saya khawatir karena ada yang mengatakan harus hati-hati dengan pusing berputar karena bisa menyebabkan stroke. Apakah benar seperti itu?

Rochjani (Perempuan Menikah, 44 Tahun), anjaXXXX@yahoo.co.id
Tinggi Badan 156 Cm dan Berat Badan 55 Kg

Jawaban:

Ibu Rochjani yang baik, pusing berputar seringkali diasosiasikan sebagai vertigo, dimana vertigo adalah ketidakmampuan tubuh untuk mempertahankan keseimbangannya. Seringkali ada sensasi berputar entahlah tubuh kita yang berputar terhadap lingkunagn sekitar ataupun lingkungan yang berputar terhadap tubuh kita.

Kekerapan timbulnya vertigo amat berpengaruh terhadap berat ringannya vertigo tersebut. Saya pribadi berpendapat apabila kita mengalami vertigo 2-3x dalam sebulan selama 3 bulan berturut turut maka harus diperiksa secara serius.

Dari ilmu penyakit saraf akan dilakukan pemeriksaan seperti neuro otology, DT scan atau MRI kepala dan konsultasi ke sejawat THT. Apabila dari ke 3 pemeriksaan tersebut tidak ditemukan gangguan khususnya pada telinga (alias normal) dan pasien memiliki riwayat darah tinggi atau kencing manis atau ada riwayat stroke dari orang tua, maka saya menganjurkan pemeriksaan pembuluh darah otak yang bernama cerebral angiografi.

Dari hasil cerebral angiografi (seperti catheterisasi jantung) akan tampak adakah penyempitan di pembuluh darah yang menuju otak kecil, karena bila ada maka vertigo yang seperti inilah yang beresiko untuk terjadinya stroke.

Bila memang penyempitannya kurang dari 50%, ibu harus meminum obat obat untuk menekan progresifitas penyempitan tersebut. Namun bila penyempitan lebih dari 50% dan ibu serius untuk menekan resiko terjadinya stroke maka akan saya pasangkan cincin di pembuluh darah otak yang menyempit tersebut.

Kesemua tindakan tersebut bukanlah operasi dan dapat dikerjakan tanpa harus rawat inap terkecuali pemasangan cincin, hanya memang harganya tidak murah sehingga kami biasanya melakukan pemeriksaan tersebut bila pemeriksaan pemeriksaan awal yang non intervensi sudah menunjukan hasil normal. Demikian jawaban saya, semoga dapat membantu pemahaman ibu mengenai vertigo mana yang dapat meningkatkan resiko terjadinya stroke. Terima Kasih.

Dr. Fritz Sumantri Usman Sr,SpS, FINS

3 comments:

Stefanni Cindy said...
This comment has been removed by the author.
Stefanni Cindy said...

Dok , mau tanya saya dalam seminggu ini hampir setiap hari mengalami pusing mata kunang2 saat berdiri stlh duduk... saya sempat browsing ttg ini dan.dpt hasilnya ini seperti hipotensi orthostatik, apa benar dok? Lalu apa ini berbahaya karna tiap hari dialaminya? Dan barusan saya kesakitan dok merasa sakit dibagian telinga leher bagian kanan rasanya seperti dipukuli orang dok, kira2 diagnosanya sy kenapa ya dok? Lalu kira2 sy harus seperti apa?

nurokhmatunnisa said...

selamat siang dokter,
saya nisa (22 th).
dokter, saya mau tanya, dulu ketika kelas 3 smp (14 th) saya pertama kali mengalami tiba-tiba merasa berputar, tapi setelahnya sangat jarang terjadi, mungkin setahun sekali. namun, setelah saya kuliah kira-kira semester 4 (18/19 th), saya sering merasa tiba-tiba berputar dan berusaha berpegangan pada benda atau orang di dekat saya ketika itu terjadi. semakin lama semakin sering terjadi. saya punya hipotensi yg menurun dari ibu, kakak perempuan, dan nenek saya. menurut dokter, kenapa frekuensi pusing berputar yg saya alami semakin sering? dan bagaimana penanganannya? terimakasih.