Friday, January 10, 2014

Banyak Minum Air Putih dan Rutin Donor Darah, Mengapa Gula Darah Tinggi?

Dok, seminggu yang lalu saya melakukan pemeriksaan kadar gula gratis di salah satu event di Jakarta yang di lakukan oleh RS Omni. Saat diperiksa ternyata gula darah saya nilainya 181, saya melakukan pemeriksaan setelah buka puasa. Petugasnya bilang bahwa kadar gula saya tinggi, kok bisa ya Dok?

Saya tidak membiasakan diri untuk minum/makan yang manis, rutin melakukan donor darah tiap 3 bulan sekali, tidak suka makan daging sapi dan sejenisnya (karena saya menghindari kolesterol), jarang makan/minum yang bersantan. Intinya saya mencoba untuk hidup sehat, saya juga banyak minum air putih. Saya merasa badan saya sehat.

Ayah saya juga diindikasikan terkena diabetes dan kolestrol, padahal beliau tidak pernah makan yang macam-macam, hanya makan nasi, tempe, tahu, sayur, pokoknya makanan sehat. Ketika saya browsing mencari ciri-ciri diabetes, saya tidak termasuk ke dalam ciri-ciri tersebut, hanya saja memang saya lumayan sering kencing ketika cuaca dingin dan minum yang dingin. Saya rasa karena saya banyak minum air putih sehingga banyak kencing. Kenapa gula darah saya bisa tinggi ya Dok? Bukannya kalau bisa donor darah rutin berarti saya dikategorikan sehat?

Candra Septiani Putri
Wanita lajang, 24 tahun
candrasepXXXXX@yahoo.co.id
Tinggi badan 148 cm, berat badan 45

Jawaban

Dear Candra,

Pemeriksaan gula darah yang Anda lakukan (setelah buka puasa) di nilai 181 adalah masih dalam batas kategori normal karena batas normal untuk kadar gula darah sewaktu adalah < 200 mg/dl. Adanya faktor keturunan, dalam hal ini ayah anda mempunyai diabetes, merupakan poin penting untuk anda bisa menjaga diri supaya tidak mudah terkena diabetes.

Saran saya, Anda perlu pemeriksaan lebih lanjut untuk konfirmasi, dengan pemeriksaan gula darah puasa, gula darah 2 jam setelah makan, dan HbA1c. Belum lama ini, ada pasien saya usia 14 dan 15 tahun datang dengan kadar gula 500, jadi usia juga bukan patokan untuk aman dari diabetes. Banyak minum air putih dan donor darah rutin merupakan hal yang baik, tapi bukan berarti termasuk kategori sehat dan tidak menjamin tidak terkena diabetes di kemudian hari.

Saran saya, konsultasi ke spesialis penyakit dalam untuk evaluasi dan konfirmasi lebih lanjut. Salam, semoga bermanfaat.

dr. Indra Wijaya, SpPD, M.Kes

No comments: