Tuesday, June 18, 2013

Anak Lebih Dekat dengan Asisten Rumah Tangga, Bagaimana Mengatasinya?

Saya seorang ibu yang bekerja. Anak saya umur 20 bulan. Sudah 1 minggu ini selalu mengigau setiap malam dengan mengucap jangan berkali-kali sampai menangis.

Ketika tersadar dia tidak mau didekati oleh saya, suami ataupun eyangnya. Dia hanya mau dengan pembantu saya. Kenapa ya? Saya merasa anak malah tidak nyaman dengan saya. Apa yang saya bisa lakukan untuk mengatasinya? Terimakasih.

Sara (Perempuan menikah, 35 tahun)
zhar_XXXXXX@yahoo.co.id
Tinggi badan 150 cm, berat badan 80 kg

Jawaban

Dear Ibu Sara, jangan bersedih hati dengan masalah ini ya Bu. Mari kita cari jalan keluarnya. Memiliki anak dan kondisi kita bekerja adalah situasi yang dilematis. Sehingga terkadang kita tidak bisa optimal dalam melakukan pengasuhan terhadap anak dan merelakan pengasuhan dilakukan dengan asisten rumah tangga.

Kejadian yang dialami oleh anak Ibu biasa disebut mengigau dan hal itu masih dapat dikatakan wajar jika sesekali muncul dalam tidur anak. Namun, Ibu perlu memantau lebih lanjut mengenai kegiatannya pada saat siang hari sehingga dapat diketahui dengan siapa ia bermain dan bermain apa. Karena konten yang muncul dalam mengigau biasanya adalah hal yang dialami ketika siang harinya saat bermain atau beraktivitas.

Mengenai permasalahan anak Ibu lebih nyaman dengan pengasuhnya ketimbang dengan orang tua, kemungkinan besar itu adalah refleksi dari apa yang ia alami dan pembiasaan yang terjadi dengannya. Selama Ibu bekerja mungkin memang hanya pengasuh yang memberikan perlindungan dan pengasuhan sehingga ada kedekatan secara emosional yang muncul.

Hal yang bisa Ibu lakukan adalah tetap menjalin interaksi yang berkualitas dengan anak sepulang bekerja, atau membacakan buku cerita dengan tema-tema yang menyenangkan sebelum menjelang tidur agar antara orang tua dan anak juga tetap memiliki kedekatan emosional yang sehat.

Ratih Zulhaqqi, M.Psi

No comments: