Sunday, May 3, 2009

Golongan Darah Anak

Assalamualaikum,

Dok saya mau menanyakan tentang golongan darah anak saya berbeda dengan golangan darah saya dan istri, Golongan darah saya AB dan Istri A sedangkan anak saya golongan darah nya B,

dr perbedaan darah ini apakah anak saya tersebut benar-benar anak saya.
krn perlu dokter ketahui bahwa saya kerja jauh dr keluarga dan cutinya saya itu 3,5 bulan baru saya cuti dan pulang ke rumah. Jadi selama saya bekerja tersebut otomatis saya tidak melakukan hubungan suami istri..

yg jd pertanyaan saya apakab anak tersebut benar2 anak saya atau bukan,
krn melihat golongan darah yg berbeda antara Anak saya dengan saya dan istri.

hal ini sangat mengganjal hati saya, karena saya bekerja jauh dr keluarga
dan apa kah bisa golongan darah anak saya itu berbeda dengan kami berdua

saya sangat berharap dokter bisa menjelaskan bagaiman percampuran darah yg benar tersebut apakah golongan daran A + AB itu bisa menghasilkan Anak dengan golongan darah B

saya sangat menunggu penjelasan dari dokter supaya hati ini tenang

sebelumnya saya ucapkan terima kasih atas kesempatan bisa konsultasi dengan dokter ..

wassal
agus

Jawaban:

Wa'alaikum salam wr.wb.

Bapak Agus Ykh,

Secara genetis, anak mewarisi separuh gen ayah dan separuh gen ibu. Demikian juga dengan golongan darah anak. Tidak jarang, golongan darah anak yang berbeda dengan kedua orang tua menimbulkan penafsiran negatif.
Gen sendiri dibedakan berdasar sifatnya menjadi dominan dan resesif. Dominan artinya, gen tersebut yang mengontrol penampakan sifat individu. Sementara sifat gen resesif hanya akan muncul jika dua gen resesif yang bergabung (ingat, untuk pembentukan individu dibutuhkan sepasang gen).

Untuk golongan darah, diwakili oleh gen yang disimbolkan oleh A, B, dan O; dimana gen A dan gen B bersifat dominan sementara O adalah resesif. Dengan demikian, golongan darah A bisa dibentuk dari kombinasi AA atau AO. Golongan darah B dibentuk dari BB atau BO. Golongan AB dari AB saja dan golongan O dari OO saja.
Dalam kasus bapak yang bergolongan darah AB dan ibu bergolongan darah A sementara anak hasil pernikahan bergolongan B tentu bisa dijelaskan dari kombinasi diatas. Golongan darah bapak (AB) tentu akan mengandung gen A dan gen B sementara golongan darah ibu akan mengandung gen A dan A (jika dominan) ATAU gen A dan gen O (jika resesif).
Jika kita kombinasikan gen ayah dan ibu akan muncul kemungkinan pasangan sebagai berikut :

Ayah

Ibu

Anak

Gol Darah

A

A

AA

A

B

A

AB

AB

A

O

Ao

A

B

O

Bo

B


Dengan demikian, ada kemungkinan sebesar 25% anak memiliki golongan darah B.
Demikian jawaban dari kami, semoga bermanfaat bagi Bapak dan Keluarga.

Wassalamu’alaikum Wr Wb

(Dr. Arief Rachman)

3 comments:

jamali said...

dokter,saya mau tanya, golongan darah saya A+ dan istri saya golongan darahnya O, sementara golongan darah anak saya yang ke 4 adalah B. apa mungkin itu anak saya? sebab saya menikah sebualan setelah istri saya cerai dengan suami pertamanya. dan karena saat saya menikah itu, saya tidak tahu yang bahwa istri saya itu baru sebulan cerai dengan suaminya.. mohon petunjuk

rian cahya said...

malam dr saya mau tanya gol darah saya A dan istri O kok putra saya B apakah bisa. . . tolong penjelasannya makasih. . .

Anonymous said...

Sistem penamaan golongan darah yang paling kita kenal adalah sistem ABO. Sistem ini sebenarnya berasal dari antigen (protein yang memproduksi antibodi) yang ditemukan pada permukaan sel darahmerah. Antigen tersebut bisa dibagi ke dalam tiga kategori sederhana, yaitu golongan darah A, B, AB, atau O. Setiap orang mewarisi satu gen tipe golongan darah dari masing-masing orang tuanya untuk membentuk golongan darahnya sendiri. Sebagai contoh, jika Anda bergolongan darah A dan suami bergolongan darah AB, maka ada tiga kemungkinan golongan darah keturunan, yakni A, B, atau AB.Besar kemungkinan, anak Anda akan memiliki golongan darah A karena tipe A terlihat lebihdominan.

Namun, banyak orang yang belum mengetahui bahwa golongan darah yang menempel pada seseorang sebenarnya terdiri dari kombinasi gen yang disebut dengan allele. Sebagai contoh, seorang anak yang disebut bergolongan darah A sebenarnya bisa memiliki kemungkinan kombinasi genetis berupa AA atau AO. Tipe O selalu bersifat resesif atau tersembunyi ketika menempel dengan tipe A atau tipe B(kecuali dia berpasangan dengan sesama O). Pada kasus seperti Ibu yang punya anak bergolongan darah O sementara orang tuanya bergolongan darah A. Besar kemungkinan, Istri dan suami sebenarnya sama-sama memiliki kombinasi AO dalam darah mereka. Sehingga ada kemungkinan keturunan mereka memiliki kombinasi OO, yang berarti bergolongan darah O.

Kombinasi gen seperti ini juga bisa memberi kemungkinan anak yang lahir memiliki golongan darah berbeda dari orang tuanya, tapi sama dengan kakek atau neneknya. “Kasus golongan darah anak yang berbeda dengan orang tuanya, misalnya kedua orang tuanya bergolongan darah A atau B, tapi anaknya terlahir O, memang bisa terjadi. Itu sebabnya ketika dokter memberi pengertian kepada orang tua agar tidak terjadi salah paham.