Tuesday, October 30, 2012

KB Suntik dan Pengaruhnya Pada Kesuburan

Dok, saya melahirkan anak pertama pada Mei 2007. Setelah bersih nifas, saya pakai KB suntik 3 bulan. Efeknya saya tidak haid. Lalu pada Mei 2008 saya hentikan. Kemudian Agustus 2008 mulai haid tapi sedikit dan bulan depannya kadang juga tidak haid. Baru pada bulan Februari 2009, haid saya lancar kembali setiap bulannya, namun pernah terlambat 2 minggu. Tadinya saya berharap saya hamil, nggak tahunya haid lagi.

Pertanyaan saya:
1. Seberapa besar pengaruh KB suntik tersebut terhadap kesuburan saya?
2. Obat apa untuk menyuburkan kembali rahim saya kalau memang perlu?
3. Apakah suami saya juga perlu mengonsumsi vitamin?
4. Tolong penjelasan mengenai waktu atau hari yang subur untuk kehamilan.
Terima Kasih atas penjelasannya.

Nopianah (Perempuan Menikah, 32 Tahun), Nopianah@ymail.com
Tinggi Badan 150 cm dan Berat Badan 58 kg

Jawaban


Gangguan tidak haid (Amenore) selama menggunakan KB Hormon (suntik, pil, susuk) adalah wajar karena itu pengaruh dari KB Hormonal tersebut. Obat KB ini berfungsi menekan hormon reproduksi wanita, yaitu estrogen dan progesteron.

Walaupun suntikan hormonal dihentikan terkadang tidak langsung berdampak (langsung bisa haid) karena akumulasi obat tadi yang tersimpan dalam lemak tubuh yang butuh waktu untuk terurai.

Walaupun telah berhenti ber-KB hormon biasanya butuh waktu tubuh untuk menguraikan obat yang terakumulasi dan biasanya membutuhkan 6 bulan lebih.

1. Cara KB yang dipilih tentu berpengaruh terhadap status kesuburan karena KB berfungsi untuk mencegah ovulasi. Namun hal ini akan normal kembali saat KB dihentikan.

2. Prinsip obat yang digunakan untuk menyuburkan kembali adalah memicu ovulasi sel telur dan memicu timbulnya haid.
Konsumsi vitamin oleh suami, tergantung pada kondisi suami terutama kondisi spermanya.

3. Masa subur pada tiap orang berbeda-beda tergantung dari panjangnya siklus haid. Sebaiknya berkonsultasi dengan dokter kandungan.

dr.Dhely Lesthama.SpOG

No comments: