Sunday, May 18, 2014

Adakah Risiko Mencabut Gigi Geraham Atas?

Selamat sore dok, gigi geraham atas kanan saya berlubang besar dan tinggal sisa sisa sedikit yang menempel di gusi. Apakah perlu di cabut dan jika di cabut adakah resiko ke syaraf mata atau ke kepala? Karena sekarang ini saya merasakan tidak enak di mata, leher belakang kanan suka berasa pegal, serta kepala belakang kanan suka cenut cenut. Tapi gigi ini tidak sakit seperti sakit gigi, hanya jika menekan gigi yg masih tersisa di gusi baru terasa sakit
Karmilah (37), Jakarta

JAWAB:
Halo Ibu Karmilah di Jakarta,
Untuk menentukan apakah gigi geraham Anda harus dicabut atau masih dapat dipertahankan, perlu dilakukan pemeriksaan langsung oleh dokter gigi, serta pemeriksaan penunjang melalui rontgen.

Jika ternyata dapat dipertahankan, maka perawatan yang akan dilakukan pada gigi Anda adalah perawatan saluran akar gigi. Penjelasan mengenai perawatan ini, dapat Anda baca pada konsultasi gigi dan mulut pada tanggal 15 april 2013.

Jika ternyata gigi tersebut tidak dapat dipertahankan lagi, maka gigi geraham atas tersebut harus dilakukan pencabutan.

Pencabutan gigi geraham atas memiliki beberapa komplikasi, antara lain:
1. Komplikasi saat dilakukan pencabutan gigi geraham atas:
a. Perdarahan, biasanya terjadi pada pasien dengan riwayat penyakit hati, pasien yang menerima terapi antikoagulan, pasien yang minum aspirin dosis tinggi atau agen anti-radang lain yang non steroid.

b. Fraktur (patah) tulang rahang di rahang atas.

c. Pergeseran, yaitu bergesernya gigi atau sisa akar ke dalam sinus rahang atas, fossa infratemporalis, maupun hidung.

d. Cedera jaringan lunak, yang paling sering terjadi adalah luka sobek dan luka bakar. Cedera lainnya adalah empisema subkutan (masuknya udara ke bawah lapisan jaringan), yang lebih sering terjadi ketika pencabutan gigi rahang atas dibandingkan bawah.

2. Komplikasi setelah selesai dilakukan pencabutan gigi geraham atas:
a. Perdarahan, antara lain dapat terjadi perdarahan setempat yang membeku dan membentuk massa yang padat, ditandai dengan pembengkakan warna kemerahan yang dapat meluas di sepanjang dataran wajah.

b. Rasa sakit.

c. Pembengkakan, merupakan reaksi normal dari pencabutan gigi.

d. Reaksi alergi terhadap obat.

e. Sulit membuka mulut dengan normal. Namun hal ini lebih sering terjadi paska pencabutan gigi geraham bungsu rahang atas, dibandingkan geraham pertama atau kedua rahang atas.

Rasa pegal di leher dan nyeri kepala sebelah yang Anda rasakan saat ini, besar kemungkinan berasal dari gigi geraham atas anda yang terinfeksi. Sedangkan rasa tidak nyaman di mata Anda, sebaiknya dikonsultasikan ke dokter spesialis mata.

Anda tidak perlu risau jika ternyata memang perlu dilakukan pencabutan gigi geraham atas, sebab komplikasi saat dan setelah selesai dilakukan pencabutan tidak akan mempengaruhi saraf mata dan kepala. Apalagi dokter gigi sudah terlatih untuk meminimalisasi segala komplikasi yang mungkin akan terjadi.

Demikian ibu Karmilah, semoga informasinya bermanfaat.
Salam gigi sehat.

drg. Citra Kusumasari, SpKG

No comments: