Sunday, October 12, 2014

Penyebab Munculnya Bercak Darah Saat Keputihan dan Haid Tak Teratur

Salam Dok, saya mau tanya mengenai siklus menstruasi dan keputihan. Saya sering sekali keputihan tapi warnanya bening, hanya terkadang cenderung cokelat. Keputihan saya baru-baru ini ada bercak darahnya, Dok entah karena mau menstruasi atau tidak. Tapi setelah ada darah sedikit di keputihan, saya tidak langsung mens sampai sekarang.

Keputihan ini memang sudah saya alami sejak SMP. Keputihan saya selalu berlebihan hingga tembus ke rok sekolah dulu. Menstruasi saya juga nggak lancar. Kadang sebulan sekali, pernah sampai lima bulan tidak mens, pernah juga mens sampai 40 hari. Akhir tahun lalu saya pernah konsultasi ke dokter tidak menunjukkan adanya kista atau miom. Kini menstruasi saya mulai lancar tapi dua bulan sekali Dok, apa normal? Sebenarnya apa yang harus saya lakukan untuk mengobati keputihan serta menstruasi yang siklusnya tidak menentu.

Diana Juniar (Wanita lajang, 23 tahun)
diana_juniarXXXXX@yahoo.co.id
Tinggi badan 151 cm, berat badan 47 kg

Jawaban

Halo Diana,

Keputihan adalah hal yang sering dialami oleh wanita. Keputihan tidak selamanya suatu proses yang berbahaya. Bisa merupakan hal yang sangat normal, terutama apabila keputihan tersebut berkaitan dengan siklus haid, walaupun secara jumlah bisa berbeda-beda dari satu wanita dengan wanita lain. Beberapa hal juga akan mempengaruhi produksi keputihan, seperti penggunaan obat-obatan hormonal dan kehamilan. Harus dicurigai bahwa keputihan tersebut abnormal apabila didapatkan bau menyengat tidak sedap, gatal, warna kemerahan pada kemaluan akibat keputihan tersebut, panas badan dan nyeri saat berhubungan. Kemungkinan besar bila ada gejala tersebut maka adanya infeksi bakteri, jamur, hingga parasit.

Untuk masalah mens tidak teratur, bisa diakibatkan karena 2 hal, yaitu kelainan anatomi (didapatkan tumor jinak seperti myom dan kista sampai tumor ganas atau kanker) dan kelainan sistemik (kelainan hormonal, kelainan fungsi darah, dsb).

Apabila sudah pernah kontrol ke dokter kandungan dan sudah dilakukan pemeriksaan tidak didapatkan myoma atau kista, kemungkinan suatu kelainan sistemik, dan apabila melihat usia Diana yang masih 23 tahun, kemungkinan besar suatu ketidakseimbangan hormonal. Penyebab ketidakseimbangan hormonal paling banyak karena sindroma polikistik ovarium, biasanya disertai dengan pasien yang kelebihan berat badan.


Tetapi bisa juga karena sistem umpan balik hormonal yang belum matang. Apabila penyebabnya yang pertama, menurunkan berat badan dan mengubah gaya hidup dapat memperbaiki. Tetapi apabila penyebabnya yang kedua, maka seiring dengan bertambahnya usia akan teratur dengan sendirinya.

Dalam kedua kasus diatas, pemberian obat hormonal (pil KB) akan membantu menormalkan siklus haid, tetapi apabila penyebab utamanya dtidak diatasi, setelah pil hormonal tidak diminum akan terjadi lagi ketidakteraturan mens ini.

Konsultasikan dengan dokter anda untuk kepastiannya.

dr. Hari Nugroho, SpOG

2 comments:

Selfi Romantika said...

Salam dok...
SAya mau nayak dok…
Saya sudah telat haid se
Lama 3minggu sudah saya taspck 3 kali tapi hasilnya negatif trs...
Dan anehnya saya keputihan trs dok banyak lagi sersa mngluarkan darah haid apakah itu normal dok... Atau memang saya hamil?? Tapi di cek aberulang kali hasilnya negatif mulu…. Mohon pejelasannya dok...



Tika 21 thn

Anonymous said...

Inti test kehamilan adalah untuk mengetahui kadar HCG (Human Chorionic Gonadotropin) yaitu suatu hormon yg dihasilkan plasenta saat kehamilan yg akan meningkat dalam urin dan darah seminggu setelah konsepsi. jadi sebetulnya seminggu sesudah terlambat haid, alat test kehamilan dapat mendeteksi tanda-tanda kehamilan.

Selama keputihan tsb tidak berbau, tidak berwarna dan jumlahnya tidak berlebihan serta tidak menyebabkan terjadi gatal2 yang menyebabkan iritasi maka keputihan tsb normal2 saja. Tapi lebih baik lakukan pengobatan, jangan dibiarkan berlarut-larut.