Monday, February 4, 2013

Stres dan Parno Karena Jantung Bermasalah Tiap Olahraga

Dok saya mau konsultasi mengenai penyakit asam lambung berlebihan (GERD). Kebetulan saya baru saja mengalami penyakit lambung yang bernama GERD (menurut saya Gerd karena ciri dan gejala yang saya baca di forum-forum kesehatan sama dengan apa yang saya alami dan ditambah diagnosa dari dokter).

Minggu lalu saya sempat masuk UGD karena sulit bernapas, hal yang saya rasakan saya seperti terkena serangan jantung, sebelumnya saya melakukan kegiatan olahrga yang berat, setelah menyelesaikan olahraga tersebut nafas saya terengah-engah, seperti susah sekali untuk menghirup udara.

Akhirnya dengan cepat dan kondisi napas yang begitu sulit saya beranikan diri saya membawa mobil dan mencari rumah sakit terdekat, saat itu lokasi RS terdekat adalah Medika Permata hijau. Sesampainya di UGD saya langsung diberikan oksigen dan di cek oleh perawat. Dokter sempat mengira saya terkena serangan jantung, dikarenakan jantung saya berdetak kencang, setelah itu dokter melakukan pengecekan rekam jantung, hasilnya alhamdulillah jantung saya masih normal.

Kemudian saya ceritakan bahwa lambung saya sakit dan kerongkongan terasa asam, lalu dokter memberikan cairan putih kepada saya, dan saya merasa sedikit lega, dan dokter juga menyuntikan untuk penghilang rasa nyeri di lambung. Jujur setelah itu saya langsung benar-benar merubah pola hidup dan makan saya, yang dulunya saya sangat sepele dengan 2 hal penting itu, namun hal yang paling sulit dan yang sampai sekarang yang masih saya alami adalah ketika menahan emosi, stress dan parno pada diri saya.

Saya sering sekali parno terhadap penyakit saya ini, apa lagi ketika dada kiri saya terasa sakit. Saya ingin mencoba untuk rileks dan tidak memikirkan dengan sakit yang saya alami, namun masih susah untuk saya melakukan aktivitas yang berat seperti olahraga yang saya jalani sebelum sakit.

Saya mau tahu lebih detail Dok bagaimana caranya untuk menghilangkan rasa cemas atau parno yang saya alami? Dan bagaimana caranya agar saya benar-benar sembuh total dari sakit yang saya alami ini dok? Apa-apa saja pantangan agar saya dapat menjaga penyakit ini tidak kambuh. Sudah hampir 3 bulan masih belum sembuh total.

Terimakasih.

Rudy (Pria Lajang 24 Tahun)
rudy_XXX@gmail.com
Tinggi 165 cm dan Berat 97 kg

Jawaban:

Sebelumnya, apakah Anda jarang olahraga? Dari data yang kami dapat bahwa Anda melakukan olahraga yang sangat berat sehingga memicu otot dan kinerja jantung, sehingga jantung kerja ekstra keras memompa darah ke seluruh tubuh. Akhirnya Anda merasakan gejala sesak nafas.

Kami sarankan Anda untuk jangan pernah sekali-kali melakukan olahraga berat, kami sarankan untuk berolahraga secara ringan namun teratur. Berolahraga sepeda, jalan santai, senam ringan, lari pagi juga sudah cukup membuat detak jantung Anda sehat.

Lalu dari data yang kami dapatkan berat badan anda 97 kg, benar? Kami sarankan Anda untuk melakukan diet ketat, usahakan agar berat badan anda ideal, ya Pak. Jika berat badan berlebih (obesitas atau kegemukan), itu bisa menyebabkan penyakit jantung khususnya jantung koroner.

Jantung koroner bisa menyerang siapa saja, baik kaum muda maupun usia lanjut. Bagi usia muda seperti Bapak, jantung koroner dapat disebabkan oleh gaya hidup dan pola hidup yang tidak sehat, seperti merokok, jarang berolahraga, bergadang, makan-makanan sampah (junkfoood). Kami sarankan Anda untuk memiliki gaya hidup yang sehat dan teratur.

Mengenai stres, emosi, dan kecemasan, kepanikan, kami sarankan Anda untuk tidak stres. Usahakan memiliki gaya hidup yang santai, rileks. Anda juga dilarang tidur terlalu larut malam. orang yang stres atau emosi disebabkan salah satunya karena kurang tidur. Usahkan tidur tepat waktu dan memiliki istirahat yang cukup.

Mengenai asam lambung meningkat atau GERD, kami sarankan Anda untuk cek ke dokter yang dapat menangani kondisi anda.

Demikianlah kami sampaikan. Jika masih ada pertanyaan, silahkan konsultasi langsung gratis dengan membawa hasil pemeriksaan dari dokter sebelumnya. Terimakasih.

Profesor Xiao Mingdi

No comments: