Thursday, September 24, 2015

Merelakan Suami Menikah Lagi Demi Mendapatkan Keturunan

Halo Mbak Diana, saya sudah menikah 7 tahun dan belum dikaruniai momongan. Karena saya sudah terlalu lelah, saya mau merelakan suami saya untuk menikah lagi, tapi dia masih sangsi. Apalagi keluarga besar tidak mendukung keinginan saya meski di sisi lain saya iba dengan suami saya. Bagaimanapun saya ingin supaya ada keturunan di keluarga saya, selama ini keluarga suami juga selalu menanyakan kapan suami saya punya keturunan. Bagaimana saya harus bersikap Mbak?

Puput (Wanita, 33 tahun)
putXXXXXX@gmail.com
Tinggi 151 cm, berat 50 kg

Jawaban

Halo Mbak Puput,

Coba bicarakan lagi dengan baik masalah ini. Belum tentu lho, saat suami menikah lagi ia akan punya keturunan. Tidak ada jaminan untuk itu.

Bicarkaan kondisi pernikahan Anda kembali dengan suami. Memang kebanyakan orang menganggap bahwa dalam pernikahan harus ada keturunan. Namun tidak selamanya seperti itu lho. Banyak juga orang menikah tanpa anak dan mereka amat menikmati pernikahannya. Adopsi juga bisa menjadi salah satu pertimbangan.

Saat menikah, segala keputusan ada di tangan Anda berdua. Jangan biarkan orang lain mempengaruhi kebahagiaan Anda berdua. Kalau Anda berdua memang berbahagia, menikmati keberadaan masing-masing, mengapa harus mengorbankan kebahagiaan ini?

Banyak juga kasus di mana pasangan sudah lebih pasrah akan keberadaan anak, stress berkurang, merasa lebih santai malah kemudian dikaruniai anak. Masih banyak Mbak, yang Anda dan suami dapat lakukan untuk kebahagiaan bersama sambil terus berdoa untuk karuniaNya.

Rosdiana Setyaningrum, MPsi, MHPEd

No comments: